Pengalaman Coba Jeep Volcano Tour Malam Hari di Lereng Merapi

Lava tour – Jeep Kaliurang Dinginya malam dan hembusan angin di lereng merapi semakin terasa. Saat saya bersama lima belas orang bergabung dengan teman teman dari Komunitas Jeep Kaliurang. Tidak kurang dari 42 jeep yang bersama kami saat tersebut. Mereka berasal dari anggota yang tersebar di lereng merapi.

Kali ini saya bersama rombongan akan bersama sama mencoba wisata malam di lereng merapi. Tapi yang tidak biasa adalah kami akan offroad menggunakan jeep untuk menyusuri kawasan lereng Gunung Merapi. Utamanya di kawasan yang terkena dampak erupsi mereapi beberapa waktu lalu.

Setelah lengkap rombongan jeep kami menyusuri jalan setapak beraspal. Kami menuju kearah  Bronggang, Argomulyo. Lokasi itu merupakan Kali Gendol yang sudah dikeruk pasirnya. Pada saat erupsi besar kedua 5 November 2010, sebanyak 200 korban lebih tersapu awan panas di lokasi ini.

Tantangan ini membuat adrenalin saya meninggi. Karena memang area ini saat ini masih berupa hampasan pasir dan  batu kerakal besar. Sehingga sempat beberapa kali jeep harus terguncang guncang.

Perjalanan saya tak terasa berjalan 2 jam. Sebuah tur yang membangkitkan adreanalin menurut saya. Jeep yang tak beratap itu membuat saya bisa menikmati segarnya udara lereng Merapi.

Nah buat anda yang ingin mencoba offroad jeep wisaa malam berikut paket yang mereka tawarkan.

Jalur I
Menuju area Kinahrejo, lokasi bekas rumah almarhum Mbah Maridjan, juru kunci Merapi yang meninggal pada erupsi  2010. Jalur ini biasa dilewati kendaraan biasa dengan jarak tempuh 16 kilometer.

Jalur II
Jalur lain yaitu ke Kaliadem Kepuharjo, Cangkringan, yang kini 90% rata dengan material vulkanik. Melalui jalur ini, pemandangan  Gunung Merapi akan terlihat  sangat jelas karena tidak terhalang oleh pohon dan bukit. Adapun jalur Kali Gendol yang dulu kedalamannya mencapai 50 meter dengan lebar 100 meter, yang kini sudah rata dengan perkampungan.

Jalur III
Merupakan rute terjauh dengan rute sepanjang 30 kilometer menelusuri Bronggang, Argomulyo. Lokasi itu merupakan Kali Gendol yang sudah dikeruk pasirnya. Pada saat erupsi besar kedua 5 November 2010, sebanyak 200 korban lebih tersapu awan panas di lokasi ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>


+ 9 = 15