Panjat Tebing Pantai Siung

Lokasi tebing  Pantai Siung mudah dicapai dengan kendaraan roda empat, akan tetapi belum ada trayek angkutan umum yang melintasi tempat ini. Jadi untuk pencapai kelokasi ini harus memakai kendaraan pribadi atau mencarter kendaraan umum. Dari Yogjakarta lintasi jalur kearah Wonosari, kemudian ikuti jalan lurus menuju Pantai Baron, kemudian akan dijumpai pertigaan besar beraspal baik, belok kejalan tersebut.

Ikuti terus jalan yang ada, kemudian kita akan memasuki perkampungan Desa Purwodadi, sebelum balai desa kita akan menjumpai pertigaan kekanan dan jalannya jelek, ikuti jalan kekanan tersebut dan tidak lama akan sampai di pantai Siung.

Jalur Yogyakarta – Wonosari yang berlanjut ke Jalur Wonosari – Baron dan Baron – Tepus adalah jalur yang paling mudah diakses, jalan telah diaspal mulus dan sempurna. Jalur lain melalui Yogyakarta – Imogiri – Gunung Kidul memiliki tantangan yang lebih berat karena banyak jalan yang berlubang, sementara jalur Wonogiri – Gunung Kidul terlalu jauh bila ditempuh dari kota Yogyakarta.

Sesampainya di Pantai Siung, kita disajikan pemandangan birunya laut dan putihnya pasir yang masih terjaga kebersihannya sehingga dapat mengobati rasa lelah kita setelah menempuh perjalanan jauh. Nama ‘Siung’ sendiri merupakan nama sebuah batu karang yang posisinya menjorok ke lautan dan menyerupai gigi kera (siung wanara). Memiliki sekitar 45 jalur pemanjatan dari 250 jalur yang berpotensi untuk dibuat, yang letaknya bertebaran di sekitar pantai membuat tempat ini pernah digunakan sebagai lokasi Asian Climbing Gathering pada 2005. Masing-masing rute pemanjatan dibuat dirancang dengan kesulitannya tersendiri, menyajikan ujian yang hebat untuk para pemanjat.Syarat menggunakannya hanya satu, tidak merusak lingkungan dan mengganggu habitat penyu. Sebuah papan peringatan yang terdapat di ground camp yang juga bisa digunakan bagi yang sekedar ingin bermalam.

Pondok pemanjat berupa pendapa panggung berukuran 3 meter x 3 meter, yang digunakan untuk beristirahat atau menginap tersedia dan dapat digunakan sebagai base came. Anda cukup berbicara dengan warga setempat dan beberapa lembar uang, Anda sudah dapat menggunakannya untuk bermalam. Di daerah ini terdapat ratusan kera ekor panjang yang keberadaanya semakin langka dan penduduk setempat juga mengatakan tempat ini sebagai kerajaan kera ekor panjang.

Fasilitas :

1. Loket Tiket Masuk (kondisi sedang)
2. Toilet
• Kondisi sedang
• Jumlah 10 buah
• Retribusi Rp 2.000,-
3. Pusat Informasi
• Kondisi baik
• Waktu pelayanan setiap hari selama 24 jam
• Kontak Person Pak Sudarmin
4. Pusat Jajanan
• Kondisi baik
• Jumlah 2 buah
• Menu (nasi rames, ikan bakar/goreng, krupuk rumput laut)
5. Parkir
• Kondisi baik
• Kapasitas (mobil ± 50 buah, motor ± 100 buah, bus ± 10 buah)
• Retribusi (mobil Rp 2.000,- , motor Rp 2.000,- , bus Rp 5.000,-)
6. Home Stay
Wisatawan dapat  menginap di home stay milik pengelola ataupun dirumah pemukim setempat. Selain itu wisatawan juga dapat mendirikan tenda-tenda.
• Kondisi baik
• Jumlah 3 buah
7. Tempat Pertemuan (kondisi baik)
Selain sebagai tempat pertemuan, ruangan Sekretariat Pemukim Pantai Siung ini juga digunakan sebagai pusat informasi bagi para wisatawan ataupun para pemanjat. Pondok ini juga tersedia papan informasi tentang pengendalian tsunami.
8. Keamanan (kondisi baik)

Aktifitas :

1. Trekking
2. Outbond
3. Memancing

Alamat : Dusun Duwet, Desa Purwodadi, Tepus, Gunung Kidul

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>


3 + = 6