Category Archives: Kraton Yogyakarta

Wisata Kraton (Karaton) Yogyakarta

Seakan tiada habisnya kalau mengunjungi Kraton Jogja. Pusat budaya di kota JOgja ini terus berdenyut seiring dengan nafas nadi pertumbuhan Yogyakarta menjadi kota metropolitan. Suasana kraton yang agung menjadikan kita merasa nyaman di sini. Berbagai artefak tetap terjaga dengan lestari. Kehidupan monarki yang sampai saat ini masih berlangsung dan menjadi salah satu penanda keistimewaan Yogyakarta. Seorang Sri Sultan sebagai Raja tetap menjadi pemimpin yang selalu dihormati. Bangunan kraton sampai saat ini  masih terawat dengan baik. Pembersihan dan pengecatan bangunan banguanan secara kontinyu dilaksanakan. Berikut jalan jalan saya di Kraton Yogyakarta belum lama ini pada September 2013. Continue reading

Pakualam VII

Kanjeng Gusti Pangeran Adipati Aryo Paku Alam VII (1906-1937), Ia lahir pada tanggal 9 Desember 1882 dan naik tahta pada tanggal 17 Desember 1906 dengan gelar Kanjeng Gusti Pangeran Adipati Suryadilaga. Sejak 1921, ia bergelar Kanjeng Gusti Pangeran Adipati Aryo Paku Alam VII. Pemimpin yang cerdas, rajin, maju, terbuka, dan humanis ini sangat memperhatikan pembangunan modern. Continue reading

Sebuah Keinginan Tentang Kraton Yogyakarta

Sebuah Keinginan Tentang Kraton Yogyakarta
Kraton Yogyakarta. Sebagian besar kita pasti tau (minimal mendengar) tentang Kraton Yogyakarta.
Sebuah entitas budaya yang berdiri sekitar 2.5 abadd yang lalu. Merupakan penerus kejayaan
dinasti mataram kotagede. Menyimpan kekayaan budaya yang tidak terhitung nilainya.
Bagi Anda yang pertama kali masuk Kraton, pasti kan kagum dengan atmosfer yang terbangun dengan
suasana klasik kerajaan tempo dulu. Arsitektur yang khas, abdi dalem yang masih memajai busana
jawa. Adat yang masih di junjung tinggi di bawah wibawa Sri Sultan HB X.
Pertanyanya kalo kamu lebih dari dua kali berkunjung ke kraton apakah anda pernah merasa jenuh.
Yang dilihat itu-itu saja. Informasi yang disampaikan terkesan monoton. Memang ada atraksi yang
reguler yang ada di kraton seperti wayang, tarian, gamelan, juga prosesi pengiriman minuman bagi
Ngarsa Dalem setiap jam 11 siang. Tapi belum ada suatu produk yang mempunyai keterlibatan
langsung dengan wisatawan.  Bagi kita yang punya ekspetasi lebih pasti males untuk mengunjungi
keraton untuk keberapakainya. Tidak adanyha inovasi produk wisata merupakan salah satu
permasalahan yang utama. Disamping juga regulasi internal kraton sendiri yang mempunyai peraturan
dan permasalahan yang pelik.
Dalam angan-angan saya, banyak atraksi wisata yang dapat dikembangkan dan di buat di kraton
jogja. Misalkan Gladi Prajurit di Alun -Alun selatan yang pada masa lalu diadakan di masa lalu
dapat dihidupkan kembali. Tentunya hal ini akan sangat menarik. Peserta dapat melihat secara
langsung latihan dari prajurit kraton. bahkan tidak menutup kemungkinan wisatawan dapat berperan
misalkan menyewa pakaian prajurit kraton untuk wardrobe foto. Pasti akan sangat menarik. Selain
itu pojok beteng bisa dibuat atraksi bagaimana suasana menembak meriam buatan di bastion. PAsti
akan sangat atraktif karena wisatawan dapat langsung melakukan wisata tersebut.
Saya yakin, jika kraton sebagai salah satu tujuan wisata utama dapat selalu menarik wisatawan
maka secara keseluruhan wisata jogja juga akan semakin dikenal sebagi tujuan wisata budaya.
Bagaimana menurut pendapat kamu? Ada atraksi lain yang bisa dikembaangkan di kawasan kraton? Atau
ada kesan lain dari kamu tentang kraton yogyakarta?
Artikel: M Nugroho Susanto

Kraton Yogyakarta. Sebagian besar kita pasti tau (minimal mendengar) tentang Kraton Yogyakarta. Sebuah entitas budaya yang berdiri sekitar 2.5 abadd yang lalu. Merupakan penerus kejayaan dinasti mataram kotagede. Menyimpan kekayaan budaya yang tidak terhitung nilainya. Continue reading

Bangsal Manguntur Tangkil

Bangsal Manguntur Tangkil terdapat di tengah bangsal besar yang megah yang bernama Siti Hinggil.Bangsal ini berukuran lebih kecil dengan tiang ukiran berwarna keemasan. Fungsi dari bangsal ini sebagai tempat penobatan Sultan-Sultan Yogyakarta. Terakhir digunakan untuk penobatan HB X pada 7 Maret 1989. Di dalam bangsal tersebut terdapat sebuah kursi berwarna emas, yaitu Dampar Kencono. Kursi inilah yang menjadi singgasana para sultan. Continue reading

Pusaka Kraton Yogyakarta

Di lingkungan kraton Yogyakarta dikenal ada beberapa jenis pusaka, diantaranya: senjata berupa tombak, keris, regalia, ampilan, panji-panji, gamelan dan kereta. Pusaka-pusaka yang disebut sebagai “Kagungan Dalem” itu biasanya mempunyai nama, dan mempunyai gelar kehormatan seperti Kangjeng Kyai atau Kangjeng Nyai, bahkan Kangjeng Kyai Ageng untuk pusaka yang dipercaya mempunyai kekuatan magis paling besar. Pusaka kraton dipercaya bersifat sakral, dan memiliki kekuatan supranatural. Sebagian pusaka kraton diwariskan secara turun temurun, bahkan ada yang berasal dari kraton Demak. Pusaka juga dapat berfungsi sebagai sarana pendukung upacara tradisi kerajaan/penguasa. Berbagai pusaka yang dimiliki tersebut disimpan di Bangsal Proboyokso yang dijaga sangat ketat oleh prajurit kraton. Continue reading

Prajurit Kraton Yogyakarta

Prajurit Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat dibentuk pada masa pemerintahan Hamengkubuwono I sekitar abad 17. Tepatnya pada tahun 1755 Masehi. Prajurit yang terdiri atas pasukan-pasukan infanteri dan kavaleri tersebut sudah mempergunakan senjata-senjata api yang berupa bedil dan meriam. Selama kurang lebih setengah abad pasukan Ngayogyakarta terkenal cukup kuat, ini terbukti ketika Hamengkubuwono II mengadakan perlawanan bersenjata menghadapi serbuan dari pasukan Inggris dibawah pimpinan Jenderal Gillespie pada bulan Juni 1812. Continue reading